Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa setiap upaya pemberantasan korupsi kerap diikuti dengan perlawanan dari pihak-pihak yang merasa terganggu kepentingannya.
Presiden saat bertaklimat di acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, menyinggung adanya ‘kelompok garong’ yang ia sebut sebagai pihak yang kerap menyerang balik pemerintah ketika langkah-langkah penindakan terhadap korupsi diperkuat.
Dalam kesempatan itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk para alim ulama dan tokoh masyarakat untuk bersatu memberantas korupsi. Ia mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya adalah negara yang sangat kaya. Namun, masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan akibat ulah para koruptor mencuri kekayaan negara.
Pemberantasan korupsi di Indonesia, diakui Presiden Prabowo, memang bukan pekerjaan ringan. Ada perlawanan dari para koruptor yang selama ini mencuri kekayaan negara.
Presiden menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur selangkah pun dalam upaya pemberantasan korupsi. Presiden Prabowo pun menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari MUI dalam upaya penegakan keadilan.
